Monday, 16 November 2015

Flavor Characters

   Cita rasa dan kepraktisan dan fungsionalitas tetap merupakan faktor dominan bagi konsumen untuk menjatuhkan pilihanya pada produk pangan tertentu. Faktor cita rasa inilah yang memebedakan produk pangan dan produk obat, kosmetik atau pun produk rumah tangga yang lain. Faktor cita rasa inilah yang juga mendorong ekspedisi bersejarah Colombus tahun 1942 itu.

   Karena itulah flavor diyakini berperan penting dalam menentukan kesuksesan suatu produk pangan di pasaran. Dalam perkembangannya faktor yang mempengaruhi penerimaan flavor produk pangan yang sukses sangat kompleks dan bisa berbeda untuk segmen konsumen yang berbeda. Faktor seperti meningkatnya (i) perdagangan pangan international (ii) perjalanan international (iii) migrasi penduduk akan menyebabkan semakin meningkatnya tingkat paparan konsumen tentang aneka ragam budaya pangan termasuk aneka ragam flavor pangan, aneka ragam falvor characters.

   Flavor character penciri utama produk pangan dari sisi cita rasa yang pada akhirnya akan menjadi faktor dominan yang menentukan mutu produk pangan. Sebaik apapun fungsionalitas produk pangan tesebut,sepraktis apa pun kemasan dan cara handlingnya tetap pada akhirnya konsumen akan menilai dari sisi cita rasanya,kenikmatan ketika produk di konsumsi. Flavor character : sangat menentukan tingkat penerimaan terhadap sesuatu produk pangan. Lebih dari itu flavor character ini juga bisa menjadi penciri dan pembeda produk asli dari produk tiruanya.

   Dengan demikian sesungguhnya industri flavor dan industri pangan perlu berkomunikasi dengan lebih intens terutama untuk mengembangkan flavor character yang betul-betul unik lokal dan etnis. Beberapa produk dengan flavor character khas nusantara seperti snack dengan flavor balado, mi rasa kari ayam, atau mi rasa rendang ternyata bisa dilahirkan dan meraih sukses. Upaya ini perlu mendapatkan apresiasi dan mestinya bisa lebih di tingkatkan.